Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

10. Terima kasih telah bersedia bersabar

Terima kasih telah bersedia bersabar, karena akupun, sedang bersabar menunggu waktumu yang lebih luang karena sekarang, begitu banyak kesibukan yang bila kita tidak bersabar dan gegabah, justru membuat kita salah mengambil keputusan Terima kasih telah menjaga dir... #AM  201015 "Terima kasih telah bersedia bersabar, sayang. Aku tahu, menunggumu seperti menunggu matahari terbit di tengah malam. Namun, aku percaya, kesabaran kita akan membuahkan hasil yang indah. Ingatkah kau, tanggal 201015? Hari di mana kita pertama kali bertemu. Sejak saat itu, hidupku terasa begitu berwarna. Kini, saat kita harus berjauhan, aku merindukan setiap detik yang kita lewati bersama. Aku belajar bahwa kesabaran itu bukan hanya tentang menunggu, tapi juga tentang mempercayai proses. Terkadang, kita terlalu terburu-buru mengambil keputusan, hingga akhirnya menyesal. Aku tak ingin hal itu terjadi pada kita. Saat ini, aku sedang berusaha menjadi versi terbaik dari diriku. Aku belajar hal-hal baru,...

9. Terima kasih

Ajari aku menggunakan pena akan ku tulis gemercik air udara dingin, kabut senja, sampai daun gugur Terima kasih telah menjaga diri Terima kasih telah menjaga diri Teriama kasih juga telah bersedia bersabar bersabar terhadap perasaan yang sedang tumbuh ingin sekali mekar ingin sekali segera lalu akan tetapi, kita masih percaya bahwa untuk menjadi mekar kita perlu waktu terima kasih, karena aku rasa ALLAH tetap menjadi yang pertama bila kelalaian kita menjaga diri membuat orang lain berasumsi sedemikian rupa.. Semoga kita segera diselamatkan dan kurasa Dia pasti segera menyelamatkan Terima kasih telah bersedia bersabar, karena akupun, sedang bersabar menunggu waktumu yang lebih luang karena sekarang, begitu banyak kesibukan yang bila kita tidak bersabar dan gegabah, justru membuat kita salah mengambil keputusan Terima kasih telah menjaga diri karena aku akan menjagamu dari perasaanku yang sedemikian rupa entah bagaimana caranya entah harus berdo'a seperti ...

8. Jangan salahkan kenapa

Kenapa,? Tolong jangan salahkan kenapa, Memang aku yang kenapa? atau kamu yang kenapa? ilusiku lagi main tolong biarkan ia.. Apakah aku memang salah? apakah aku yang terlalu? apakah hanya aku yang sakit? apakah hanya aku yang berharap? apakah hanya aku yang berjuang? apakah hanya aku yang merasakan? apakah hanya aku yang rindu? dan apakah, ".. aku terjatuh, dan dimana tanganmu? aku tergoda, dan dimana senyummu? aku terbelenggu, dan dimana gapaimu? aku kesepian, dan dimana auramu? dan,.. Mungkin memang aku yang terlalu, Biarlah ini menjadi cerita tersendiri buatku, Atau memang karna ulahku semua tak berbalas.. Akupun tak apa, dan aku tak meminta lebih, Aku, selebihnya hanya ingin kamu tau.. 1:32 19 okto 2015 Hujroty Kamu yang entah aku harus berbilang apa,,.

7. Izinkanku tuk bercerita

"Ukhty, Aku ingin sekali bercerita padamu. Entah mengapa, akhir-akhir ini aku merasa begitu lelah. Setiap hari terasa seperti pertempuran yang tak berujung. Aku selalu harus mengalah, selalu harus merelakan apa yang aku inginkan. Ingatkah saat kita masih kecil? Kita sering bertengkar memperebutkan mainan, tapi selalu ada jalan keluarnya. Sekarang, rasanya setiap masalah yang kuhadapi berakhir dengan kekalahan. Aku merasa begitu lemah, Ukhty. Aku takut jika terus seperti ini, aku akan kehilangan semangatku. Aku bertanya-tanya, apakah hidup memang harus seperti ini? Apakah kita ditakdirkan untuk selalu menderita? Aku rindu masa-masa di mana aku merasa kuat dan bebas. Ukhty, aku butuh saranmu. Bagaimana caramu menghadapi situasi seperti ini? Apakah ada cara agar aku bisa lebih kuat dan berani? Aku takut jika terus seperti ini, aku akan kehilangan diriku sendiri."

How beautiful, is this worldly life

How beautiful, is this worldly life But not a soul shall remain We've all come into this world Only to leave it one day I can see that everything around me Rises then fades away Life is just a passing moment Nothing is meant to stay Oh....... *** This worldly life has an end And it’s then real life begins A world where we will live forever This beautiful worldly life has an end It’s just a bridge that must be crossed To a life that will go on forever So many years, quickly slipping by  Like the Sleepers of the cave (Al Kahfi) Wake up and make a choice Before we end up in our grave...(oh God) You didn’t put me here in vain I know I’ll be held accountable for what I do This life is just a journey And it’s taking me back to You Oh... (Back to ***) So many get caught in this beautiful web Its gardens become an infatuation But surely they’ll understand at the final stop That its gardens are meant for cultivation Oh.......

6. Ukhty

"Sabtu, 17 Oktober 2015. Jarum jam menunjukkan pukul 14.01 WIB. Sinar matahari sore menyelinap lembut menembus celah jendela, menari-nari di atas kertas notes yang tergeletak di meja belajar. Di atasnya, sebuah nama terukir indah dengan tinta biru: Ukhty. Ukhty, gadis dengan senyum yang selalu membuatku tenang. Hijab panjang yang membalut wajahmu, mata bulat yang berbinar, dan tawa renyahmu selalu menjadi inspirasiku. Dalam setiap coretan pena, aku selalu membayangkan dirimu ada di sana. Menjadi tokoh utama dalam setiap kisah yang kuciptakan. Hari ini, saat hujan rintik-rintik membasahi jendela, aku kembali teringat akan pertemuan pertama kita. Di bawah pohon rindang di belakang sekolah, kau tersenyum malu saat aku mengajakmu berkenalan. Sejak saat itu, kau selalu menjadi misteri yang ingin terus kuungkap. Aku tak tahu mengapa selalu kamu yang menjadi objek dalam cerita-ceritaku. Mungkin karena kau adalah cerminan dari segala keindahan yang kuimpikan. Atau mungkin karena kau adala...

5. Tabahkan

Aku menarik napas dalam-dalam, berusaha menenangkan diri. "Begitu mudahnyakah melepas segalanya?" gumamku lirih. Hatiku terasa seperti diremas-remas. Aku tak menyangka kau bisa setega ini. Dulu, kau selalu berjanji akan setia. Lalu, di mana sumpahmu itu sekarang? Aku menatap lurus ke depan, air mata mulai menggenang di pelupuk mataku. Apakah semua pengorbananku selama ini sia-sia? Aku merasa sangat bodoh telah mempercayai semua kata-katamu Aku berdiri di tepi pantai, angin laut menerpa wajahku. Ombak bergulung-gulung seolah mengikuti gejolak hatiku. Matahari mulai terbenam, meninggalkan langit berwarna jingga. Aku menatap ke arah cakrawala, seakan mencari jawaban dari semua pertanyaan yang ada di benakku. "Apa kamu tidak malu pada burung-burung yang selalu mengintipmu dengan diam?" tanyaku pada diri sendiri. Burung camar terbang bebas di atas langit, sementara aku terkungkung oleh rasa sakit Hatiku seperti kaca yang pecah berkeping-keping. Setiap serpihannya menusuk...

Translate Lyrics of A'marona A'malona Maher Zain 2015 Terbaru

Translate Lyrics of A'marona A'malona Maher Zain 2015 Terbaru   قبل منامي مرَّ ببالي وَحْيُ سؤال sebelum aku tidur terlintas dihatiku bisikan pertanyaan qobla manami marro bibali wahyu su.aal لو أنّ لعمري ميزانًا، ما المكيال ؟ andaikan hidupku bisa ditimbang, berapa takarannya? lau anna li'umrya mizaanan, mal mikyal? أيُقاسُ العمرُ بأيامٍ أَمْ أعوام ؟  apakah umur di umpamakan dengan hari atau tahun?  ayuqoosul 'umru bi ayyaamin am a'waam? فتأمّلتُ، جلستُ أفكّرُ فيما يُذكر حينَ يُقال maka ku berangan2, ku duduk sambil berfikir tentang apa yang teringat ketika dikatakan fa ta.ammaltu jalastu afkur fiima yudzkar khiina yuqol رَحِمَ الله فلان semoga Fulan di kasihi Allah rohimahullohu fulaan كانَ و كانَ و كان dan itu dan itu kaana wa kaana wa kaan لن تُذكرَ إلاّ الأعمال hanya profesi yang teringat lan tudzkar illal a'maal   أعمارُنا أعمالُنا Hidup kita Profesi kita a'maruna a'maluna و بها سَمَتْ أسماؤُنا dengan itulah nama kita diberi ...

2. Kamu

"Ingatkah kamu saat kita belajar bersama di kelas... Senyummu saat itu begitu hangat, membuatku merasa seperti sedang berada di surga. Setiap kali teringat akan momen itu, rindu ini semakin menjadi. Aku berharap, kita bisa mengulanginya lagi. Sayangnya, kamu di sana, aku di sini."

1. Awal Pertemuan

1. Awal Pertemuan Assalamualaikum warahmatullah wabarakatullah, Alhamdulillah atas nikmat yang tak terhingga, kita dapat kembali bertemu dalam wadah yang indah ini. Ini adalah kali pertama saya menuangkan isi hati di blog pribadi, sebuah langkah kecil yang terinspirasi oleh sahabat karibku, sebut saja R. Tulisan-tulisan R bagaikan embun pagi yang menyejukkan jiwa. Kata-katanya yang sarat makna dan penuh keindahan selalu berhasil menyentuh hatiku. Ada satu puisinya yang sangat membekas, tentang mimpi dan harapan. Saat membacanya, air mata tak kuasa ku bendung. Sejak saat itu, semangat menulis yang sempat redup kembali menyala. Dulu, saat masih duduk di bangku SMA, aku cukup aktif menulis puisi dan cerita pendek. Bahkan, bersama teman-teman, kami pernah mementaskan musikalisasi puisi di kelas. Namun, seiring berjalannya waktu, kegiatan menulisku terlupakan. Kini, dengan semangat baru, aku ingin kembali merangkai kata-kata. Semoga tulisan-tulisan sederhana ini dapat menginspirasi oran...