6. Ukhty
"Sabtu, 17 Oktober 2015. Jarum jam menunjukkan pukul 14.01 WIB. Sinar matahari sore menyelinap lembut menembus celah jendela, menari-nari di atas kertas notes yang tergeletak di meja belajar. Di atasnya, sebuah nama terukir indah dengan tinta biru: Ukhty.
Ukhty, gadis dengan senyum yang selalu membuatku tenang. Hijab panjang yang membalut wajahmu, mata bulat yang berbinar, dan tawa renyahmu selalu menjadi inspirasiku. Dalam setiap coretan pena, aku selalu membayangkan dirimu ada di sana. Menjadi tokoh utama dalam setiap kisah yang kuciptakan.
Hari ini, saat hujan rintik-rintik membasahi jendela, aku kembali teringat akan pertemuan pertama kita. Di bawah pohon rindang di belakang sekolah, kau tersenyum malu saat aku mengajakmu berkenalan. Sejak saat itu, kau selalu menjadi misteri yang ingin terus kuungkap.
Aku tak tahu mengapa selalu kamu yang menjadi objek dalam cerita-ceritaku. Mungkin karena kau adalah cerminan dari segala keindahan yang kuimpikan. Atau mungkin karena kau adalah tempatku bersembunyi dari dunia yang keras."
Komentar
Posting Komentar